Rabu, 22 April 2026

PMII Rayon Sosial UNESA Gelar “Safari Pergerakan” sebagai Langkah Awal Konsolidasi Kepengurusan



Mengawali masa khidmat 2026–2027, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Sosial Universitas Negeri Surabaya (Unesa) meluncurkan program perdana bertajuk “Safari Pergerakan”. Kegiatan ini menjadi langkah awal strategis dalam memperkenalkan arah baru kepengurusan sekaligus memperkuat basis kader di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL).

Program ini menjadi titik awal konsolidasi organisasi sekaligus ruang penguatan nilai-nilai ideologis kader di tengah dinamika gerakan mahasiswa yang semakin kompleks. “Safari Pergerakan” dirancang sebagai upaya strategis dalam membangun kesadaran kolektif kader akan pentingnya peran PMII sebagai agen perubahan sosial terutama dalam ranah fakultas sendiri.

Ketua Rayon Sosial masa khidmat 2026–2027 menyampaikan bahwa “Safari Pergerakan” menjadi momentum awal untuk menyatukan persepsi kader di berbagai jurusan serta memperkuat hubungan emosional antar anggota.

“Kita ingin Rayon Sosial hadir bukan hanya secara struktural, tetapi juga terasa secara kultural di setiap jurusan. Maka dari itu, Safari Pergerakan ini menjadi ruang perjumpaan, dialog, dan konsolidasi bersama,” ujarnya.

Selain menjadi forum pengenalan organisasi, kegiatan ini juga difungsikan sebagai ruang partisipatif bagi kader untuk menyampaikan aspirasi, harapan, serta kritik terhadap arah gerak PMII Rayon Sosial ke depan. Aspirasi tersebut nantinya akan menjadi bahan refleksi dan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan organisasi.

Kegiatan ini juga diarahkan sebagai langkah awal dalam pemetaan potensi kader. Melalui interaksi langsung di setiap program studi, kami berupaya mengidentifikasi minat, bakat, serta kecenderungan kader sebagai dasar dalam penyusunan struktur kepengurusan yang akan kami susun agar lebih progresif nan berdampak berdasarkan potensi dari kader PMII sendiri.

Sehingga melalui “Safari Pergerakan”, PMII Rayon Sosial Unesa menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang tidak hanya struktural saja, tetapi tumbuh rasa persahabatan internal dan juga responsif terhadap kebutuhan kader di tingkat basis.


Penulis: M. Alvin Putra Hardiyanto

Komentar Facebook :

Komentar dengan Akun Google :


EmoticonEmoticon